Jumat, 07 Desember 2012

Minuman Yakult



Bagi Anda yang menggemari minuman kesehatan, tentu sudah tidak asing lagi dengan minuman yang mengandung probiotik, yang fungsinya untuk menjaga keseimbangan bakteri saluran cerna. Sebut saja salah satunya Yakult, pelopor probiotik di dunia, yang sampai saat ini dikonsumsi setiap hari oleh kurang lebih 25 juta orang di 27 negara, termasuk Indonesia.
Pertanyaan yang timbul adalah kenapa harus probiotik ? Lantas apa sih yang dimaksud dengan probiotik itu sendiri ? Kenapa, minuman ini memiliki manfaat yang begitu besar untuk menjaga kesehatan tubuh. ?
Di dalam usus kita, terdapat kurang lebih 100 jenis bakteri, kataProf. Agus Firmansyah, MD,Phd, Kepala Departemen Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia kepada rileks.com, usai acara peluncuran varian terbaru Yakult, ACE, Selasa, 18/9-2007.
Bakteri-bakteri ini, lanjut Prof. Agus, Sebagian merupakan bakteri menguntungkan, sebagian merugikan. Untuk menjaga kesehatan diperlukan keseimbangan antara kedua jenis bakteri tadi, di mana jumlah bakteri yang menguntungkan harus lebih banyak dari bakteri merugikan.
Nah, probiotik sendiri adalah kuman yang bila dikonsumsi akan memberikan dampak positif bagi kesehatan (kuman baik), sedangkan prebiotik adalah bahan (biasanya karbohidrat) yang bila dikonsumsi akan merangsang pertumbuhan kuman probiotik.
Probiotik berasal dari bahasa yunani pro bios yang berarti untuk kehidupan. Kuman ini banyak di dapat dalam keju dan susu fermentasi telah dikenal sejak zaman Yunani dan Romawi. Konon, masyarakat di zaman ini kerap menganjurkan pemberian probiotik pada anak dan orang yang baru sembuh dari sakit. Meski kerap dianggap mitos, pada kenyataannya masyarakat di zaman ini percaya akan khasiat probiotik dalam keju dan susu fermentasi.
Sebagai produk minuman kesehatan, saat ini dalam satu botol kemasan Yakult mengandung 6.5 milyar probiotik L. casei Shirota strain, yang efektif mendorong pertumbuhan bakteri menguntungkan dan menekan pertumbuhan bakteri merugikan. Disamping itu, Yakult sampai kini diyakini bermanfaat untuk mengeluarkan racun dari tubuh, meningkatkan imunitas, dan mencegah gangguan pencernaan (diare dan sembelit).
Seiring dengan makin berkembangnya kebutuhan akan konsumsi kuman baik ini, selaku produsen Yakult, PT. Yakult Indonesia Persada, meluncurkan varian terbaru, Yakult Ace yang mengandung bakteri baik L.casei Shirota strain 4,6 kali lebih banyak dibanding produk originalnya yang selama ini sudah dikenal.
Selain kandungan probiotik yang tinggi, menurut Jimmy Hariantoro, Factory General Manager PT.YakultIndonesia, Yakult Ace juga diperkaya vitamin dan mineral, antara lain kalsium, vitamin D, B3, B6, serta B12, sehinga selain menjaga sistem pencernaan produk terbaru ini juga baik untuk kulit dan tulang.
“Diposisikan sebagai produk premium untuk melengkapi produk yang telah ada, Yakult Ace juga mengandung probiotik unggul L. casei Shirota strain sama seperti Yakult original, hanya saja kandungannya lebih tinggi, yaitu lebih dari 30 milyar.Sama halnya dengan produk original, Yakult Ace juga terbuat dari susu bubuk skim rendah lemak yang diolah melalui proses sterilisasi dan fermentasi. Perbedaan hanya ada di kemasan saja, kalau Yakult original tersedia dalam kemasan botol 65 ml, Yakult Ace hadir dalam kemasan 80 ml,” tukas Jimmy.
Meski minuman ini bisa dikonsumsi setiap orang, termasuk anak-anak, menurut Jimmy, Yakult sangat dianjurkan bagi orang yang sedang dalam masa penyembuhan setelah sakit, para manula, serta mereka yang sedang mengalami penurunan daya tahan tubuh.
“Dianjurkan untuk mengonsumsi satu botol setiap hari, berapa jumlah idealnya, berpulang pada si pemakainya. Tetapi makin banyak yang diminum makin banyak kandungan bakteri menguntungkan yang masuk, sehingga dapat tercipta daya tahan tubuh yang baik,”paparnya.
Sejumlah riset memang telah membuktikan konsumsi bakteri baik atau probiotik memiliki banyak manfaat positif bagi tubuh, yakni mencegah terjadinya gangguan cerna, seperti sembelit atau diare, mengurangi jumlah bakteri jahat di dalam usus, memperbaiki dinding usus, serta meningkatkan ketahanan tubuh.
Selain kandungan probiotik yang tinggi. Yakult Ace juga diperkaya vitamin dan mineral. Tiap botol Yakult Ace memiliki kandungan gizi sebagai berikut:
Protein       1,0 gram
Lemak         0,03 gram
Karbohidrat   14,6 gram
Kalsium       58,8 miligram
Niacin (B3)   17,0 miligram
Vitamin B6    1,2 miligram
Vitamin B12   2,5 mikrogram
Vitamin D     1.0 mikrogram
Kandungan kalsium dan vitamin D yang terdapat di dalamnya bermanfaat membantu pembentukan tulang dan gigi. Sebab kedua bahan tersebut berperan mencegah terjadinya pengeroposan tulang. Vitamin B3 atau niacin membantu mencegah pellagra, dermatitis dan dementia. Sementara itu vitamin B6, di antaranya, berguna membantu pembentukan hormon, sel darah merah dan saat disinergikan dengan B12 dapat membantu mencegah risiko terkena anemia.
Untuk sementara, Yakult Ace masih diimpor dari Malaysia. Di negara jiran yang penduduknya memiliki kesadaran akan kesehatan yang cukup tinggi ini, Yakult Ace telah ada sejak 3 tahun yang lalu dan mendapat respon yang cukup baik dari konsumen. Ke depan Yakult Ace direncanakan akan diproduksi di Indonesia di pabriknya yang beralokasi di Sukabumi, Jawa Barat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar